Minggu, 06 Desember 2009

PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
Pelatihan melibatkan seorang ahli (pelatih) yang bekerja dengan para pembelajar (yang dilatih), pelatih mentransfer bidang pengetahuan atau keterampilan tertentu kepada pembelajar dalam rangka memperbaiki kerja para pembelajar saat ini.

Pengembangan mencakup sekumpulan aktivitas yang lebih luas, mencakup di dalamnya aktivitas pelatihan, yang bertujuan untuk meningkatkan standar kinerja seseorang atau sebuah organisasi, untuk melaksanakan suatu pekerjaan atau peran baru di masa depan.

Alasan pelatihan karyawan. Pelatihan dan pengembangan karyawan umumnya dilaksanakan dengan alasan-alasan sebagai berikut:

  • Diperlukan perbaikan kinerja.
  • Untuk menandai status perbaikan kinerja sejauh ini, misalnya dalam kaitannya dengan program perbaikan kinerja yang sedang diimplementasikan..
  • Sebagai bagian dari program pengembangan profesionalisme organisasi secara menyeluruh.
  • Sebagai bagian dari rencana penggantian untuk membantu karyawan dalam memenuhi persyaratan terkait dengan perubahan peran dan fungsinya di masa depan.
  • Untuk menguji beroperasinya sistem manajemen kinerja yang baru.
  • Untuk melatih karyawan mengenai suatu topik tertentu.

Topik pelatihan karyawan. Berikut ini adalah topik-topik yang mungkin diberikan dalam pelatihan karyawan:

  • Komunikasi. Meningkatnya diversitas tenaga kerja dewasa ini berarti juga adanya keragaman bahasa dan adat istiadat di tempat kerja.
  • Keterampilan komputer. Keahlian komputer menjadi semakin diperlukan dalam pelaksanaan tugas-tugas kantor dan administrasi.
  • Diversitas. Pelatihan mengenai diversitas dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa manusia memiliki perspektif dan pandangan yang berbeda-beda serta teknik-teknik untuk menghargai diversitas.
  • Etika. Ekspektasi masyarakat dewasa ini atas tanggung jawab sosial perusahaan semakin meningkat. Di samping itu, diversitas juga telah membawa nilai-nilai moral yang beragam ke tempat kerja.
  • Human relations. Meningkatnya stress di tempat kerja dewasa ini dapat menimbulkan salah pengertian dan konflik yang kontraproduktif. Keterampilan interpersonal yang memadai diharapkan dapat mengeliminasi dampak tersebut.
  • Quality initiatives. Inisiatif-inisiatif mengenai total quality management, quality circles, benchmarking, dan lain-lain, memerlukan pelatihan dasar mengenai konsep kualitas, panduan dan standar kualitas, dan sebagainya.
  • Keamanan kerja. Pelatihan mengenai keamanan kerja sangat penting terutama bagi karyawan yang bekerja dalam lingkungan manufaktur yang dipenuhi alat-alat berat dan bahan kimia berbahaya.
  • Pelecehan seksual. Pelatihan mengenai pelecehan seksual dimaksudkan untuk menyampaikan kebijakan perusahaan terkait pelecehan seksual, terutama menyangkut perlaku apa yang tidak dibenarkan.

Manfaat pelatihan dan pengembangan karyawan. Beberapa manfaat dari aktivitas pelatihan dan pengembangan karyawan di antaranya adalah:

  • Meningkatnya kepuasan kerja dan morale antar karyawan.
  • Meningkatnya motivasi karyawan.
  • Meningkatnya efisiensi proses, yang akan berdampak kepada keuntungan keuangan dalam jangka panjang.
  • Meningkatnya kapasitas untuk mengadopsi teknologi dan metode-metode baru.
  • Meningkatnya inovasi dalam hal strategi dan produk.
  • Mengurangi tingkat perputaran tenaga kerja.
  • Meningkatnya citra perusahaan, misalnya dalam hal perusahaan menyelenggarakan pelatihan mengenai etika.
  • Manajemen risiko, misalnya dalam hal perusahaan menyelenggarakan pelatihan mengenai pelecehan seksual, diversitas, dan keamanan kerja.

Metode pelatihan. Berikut ini adalah metode-metode pelatihan yang bisa digunakan oleh perusahaan:

  • On-the-job training, adalah pelatihan yang basisnya di tempat kerja, bersifat informal, dilaksanakan ketika karyawan sedang berada dalam situasi kerja yang sesungguhnya.
  • Off-the-job training, adalah pelatihan yang dilaksanakan dalam lingkungan yang terkontrol, tidak di tempat karyawan bekerja.
  • Vestibule training, dilaksanakan dengan metode simulasi, di luar lokasi kerja yang sesungguhnya. Misalnya, pelatihan untuk pilot pesawat terbang atau operator mesin.

0 komentar:

Poskan Komentar