Minggu, 06 Desember 2009

STAFFING

Staffing adalah praktik menemukan, mengevaluasi, dan menetapkan suatu hubungan kerja dengan karyawan pada suatu projek dan memberhentikannya ketika tidak lagi dibutuhkan. Staffing berarti menemukan orang, siapa yang dipekerjakan atau siapa yang sedang bekerja di perusahaan (organisasi) atau bekerja di perusahaan pesaing.

Dalam ekonomi pengetahuan (knowledge economies) yang menganggap bakat sebagai modal (capital), staffing dipandang semakin penting dalam membantu organisasi mencapai keunggulan kompetitif.

Staffing’ bisa juga mengacu kepada suatu industri atau perusahaan yang menyediakan fungsi staffing sebagaimana definisi di atas. Perusahaan penyedia jasa staffing (staffing company) bisa menawarkan beberapa jenis layanan, yang di antaranya adalah bantuan sementara, penempatan permanen, penempatan sementara hingga permanen, bantuan kontrak jangka panjang, layanan terkelola (outsourcing), konsultansi SDM, dan PEO (professional employer organization).

Dalam penyediaan layanan-layanan tersebut, perusahaan penyedia jasa staffing memikul tanggung jawab penggajian, pemberian tunjangan, serta fungsi-fungsi SDM lainnya.

Staffing merupakan salah satu fungsi paling kompleks dan penting dalam praktik manajemen SDM yang baik, yang di antaranya mencakup tugas rekrutmen seleksi SDM.

Rekrutmen SDM adalah proses menarik orang-orang yang memenuhi syarat untuk mengajikan aplikasi dalam rangka mengisi pekerjaan yang lowong. Rekrutmen bisa internal atau eksternal.

  • Rekrutmen internal adalah praktik mempertimbangkan karyawan yang ada saat ini sebagai kandidat bagi pekerjaan yang lowong.
  • Rekrutmen eksternal adalah praktik menarik orang-orang di luar organisasi untuk untuk mengajukan lamaran pekerjaan.

Seleksi SDM proses menilai informasi yang berasal dari:

  • Formulir lamaran/aplikasi
  • Tes
  • Wawancara
  • Teknik-teknik lainnya

0 komentar:

Poskan Komentar