Minggu, 03 Oktober 2010

Review Jurnal I

Tema : Komitmen Kerja dan Peran Gender

Judul : Perbedaan Komitmen Kerja Berdasarkan Orientasi Peran Gender Pada Karyawan Di Bidang Kerja Non Tradisional

Oleh : Devi Setiawati dan Anita Zulkaida (Universitas Gunadarma 2007)

a. Latar Belakang Masalah

Gejala globalisasi mengakibatkan semakin banyaknya perusahaan multinasional yang masuk dan ikut berperan dalam kancah perekonomian. Hal ini tentu saja menimbulkan persaingan dengan perusahaan skala nasional yang telah ada terlebih dahulu. Demikian juga halnya dengan para karyawan. Era globalisasi meningkatkan persaingan di kalangan karyawan. Di sisi lain, globalisasi juga membawa dampak positif, yaitu terbukanya kesempatan bekerja di perusahaan berskala internasional. Dengan semakin terbukanya peluang kerja tentu akan mempengaruhi komitmen kerja karyawan. Kecenderungan lain yang semakin lazim dilakukan oleh berbagai perusahaan adalah tidak lagi berpatokan pada jenis kelamin ketika akan merekrut karyawan. Jadi bagaimanahkan pemecahannya pada Perbedaan komitmen kerja berdasarkan orientasi peran gender pada karyawan di bidang kerja non tradisional.

b. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan komitmen terhadap pekerjaan berdasarkan orientasi peran gender pada karyawan yang bekerja di bidang kerja non tradisional.

c. Metodologi

· Subjek penelitian : Karyawan yang bekerja di level manajemen pada bidang kerja maintenance mesin pesawat di PT. Aero Nasional Indonesia yang berlokasi di Curug-Tangerang, yang diambil dari 7 departemen atau bagian yang ada di PT. ANI, tidak termasuk karyawan operasional.

· Data dan Sampel : Penelitian dilakukan terhadap 91 karyawan yang bekerja pada bidang manajemen. Pengumpulan data dilakukan dengan skala untuk peran gender (PAQ) dan skala komitmen kerja (OCS). Diperoleh data, terdapat 28 orang yang termasuk kategori orientasi peran gender feminim, 24 orang dengan orientasi peran gender maskulin, dan sisanya, yaitu 39 orang tidak termasuk dalam dua kelompok tersebut. Teknik Sampling yang digunakan adalah stratified sampling.

· Variabel penelitian : variabel independen : Komitmen kerja

variabel independen : Orientasi peran gender

· Jenis analisis : Pengujian Hipotesis

d. Hasil Penelitian dan Kesimpulan

Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan komitmen kerja secara signifikan antara subjek dengan kecenderungan orientasi peran gender feminim dan maskulin pada karyawan yang bekerja di bidang non tradisional. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa kelompok subjek dengan kecenderungan orientas peran gender maskulin memiliki komitmen kerja yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kelompok subjek yang memiliki kecenderungan orientasi peran gender feminim.

e. Saran dan Usulan Lanjutan

Kepada perusahaan yang bersangkutan, disarankan untuk tetap mempertahankan iklim kerja yang selama ini telah terjalin dengan baik agar karyawan telah terjalin dengan baik agar karyawan tetap bersemangat dalam menjalankan aktivitas perusahaan. Saran lainnya kepada perusahaan adalah agar lebih memperhatikan kebutuhan karyawannya dalam hal perluasan pengetahuan guna peningkatan skill karyawan dan untuk memperkuat komitmen normatif karyawan terhadap pekerjaan.

0 komentar:

Poskan Komentar